Pesantren putri Darul Marhamah Bogor terus mencatatkan nama-nama siswi dan gurunya dalam raihan berbagai medali dalam lomba-lomba kebahasaan dan sains tingkat nasional. Terbaru, sebanyak 5 siswi dan 2 orang guru Madrasah Aliyah (MA) sukses meraih medali dalam Environment Science Olympiad (NESO) pada Minggu (6/2) lalu.

Pihak penyelenggara, Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI), melalui laman resminya pada Kamis (10/2) pekan lalu mengumumkan kedua nama guru Darul Marhamah tersebut adalah Dewi Rahayu Purwaningrum, S.Pd pada urutan peraih medali emas Bahasa Inggris dan Nanik Novianti Isnawiah, S.Pd, pada urutan peraih medali perak Matematika.

Sementara kelima siswi lain yang juga tercatat dalam urutan peraih berbagai medali atas nama Fistya Syahila Tasya, siswi kelas X IPA peraih medali perak bidang Biologi, Prasasti Aisyah, siswi kelas XI IPA peraih medali perunggu di bidang yang sama. Selanjutnya siswi atas nama Siti Fadhilah, siswi kelas X IPA peraih medali perunggu bidang fisika, Sabrina Sava dan Zahira Nadine, keduanya juga merupakan siswi kelas X IPA peraih medali perunggu bidang matematika.

Tidak saja siswi Madrasah Aliyah (MA), tercatat juga sejumlah 7 orang siswi Madarasah Tsanawiyah (MTs) Darul Marhamah sebagai peraih beberapa medali dalam Kompetesi Siswa Indonesia (KSI) yang diselenggarakan oleh Quantum Education Competition (QEC) pada Minggu (13/2) lalu.

Melalui edaran resmi panitia pelaksana tentang pengumuman pemenang Kompetesi Siswi Indonesia (KSI) 2022 pada Rabu (16/2), tercatat beberapa siswi atas nama Azza Nadilah, Elmira Husna Azalea, Fahmida Sarla Robita, Queen Latifaf Faiza. Keempat siswi kelas IX tersebut berhasil menempati urutan peserta peraih medali emas bidang bahasa Inggris.

Selanjutnya siswi kelas IX lain atas nama Najla Febiani Khairunnisa dan Najwa Mutiara Azzahira berhasil menempati urutan peserta peraih medali perunggu bidang ilmu pengetahuan alam (IPA). Terakhir, atas nama Farlianda Farah Rizqita, siswi yang juga duduk di kelas IX tersebut berada dalam urutan peraih medali perak bidang matematika.

Atas semua capaian tersebut, kepala sekolah Madrasah Tsanawiyah (MTs), ustazah Sri Wulan, S.Pd menyatakan senang dan bangga sekaligus menganggap bahwa dengan banyaknya kompetisi dapat mengasah kemampuan siswa serta dapat memotivasi siswi-siswi yang lain untuk turut berprestasi.

“Kedepan akan didorong lebih banyak lagi dari anak-anak yang bisa ikut kompetisi seperti ini maupun kompetisi-kompetisi lain. Tidak saja siswi, tapi juga guru-guru pembinanya juga bisa ikut berpartisipasi dan meraih prestasi,” harapnya.(zi)